Pengukuran adalah pemberian bilangan kepada atribut dari subjek (Dali S.Naga). Sebagai contoh jika kita mengukur panjang meja maka atributnya adalah panjang dan subjeknya adalah meja. Atribut dapat juga berupa konstanta dan dapat juga berupa variabel. Variabel juga dapat berupa variabel manifes yaitu variabel yang langsung dapat diukur seperti tinggi badan, tinggi tembok rumah dan variabel laten yang tidak dapat langsung diukur seperti bakat,minat dan lain-lain.
Ada empat skala ukur menurut Stevens yaitu:
- Skala Nominal yaitu skala yang hanya membedakan saja. Seperti 0 untuk wanita dan 1 untuk laki-laki, atau 0 untuk mati dan 1 untuk hidup, contoh yang lain nomor rumah, nomor telephon adalah contoh angka yang tergolong ke dalam skala nominal. Pada skala nominal kita hanya dapat mencari modusnya saja.
- Skala Ordinal yaitu skala yang mampu membedakan dan memiliki tingkatan, namun setiap tingkatan memiliki jarak yang tidak sama. Contoh skala ordinal seperti 1. Volume gelas 2. Volume ember 3. Volume kolam 4. Volume Danau 5. Volume Laut 6. Volume Samudera. Dengan demikian 1<2> 2>
- Skala Interval yaitu skala yang mampu membedakan, memiliki tingkatan, dan jarak antara tingkatan sama. contoh skala interval seperti 1 cm, 2 cm, 3 cm dan seterusnya. Untuk skala interval statistik yang dapat dipakai yaitu modus, Median, Jarak antar kuartil, Rerata, dan Variansi.
- Skala Rasio yaitu skala yang mampu membedakan, memiliki tingkatan, jarak antar tingkatan sama, dan memiliki nol mutlak. skala rasio merupakan skala yang paling lengkap sehingga semua alat statistik dapat dipergunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar